Jonan: Kami Fokus Menurunkan Biaya Logistik

JAKARTA-MAPNEWS. Biaya logistik di Indonesia sangat besar. Tertinggal jauh dari negara tetangga. Untuk itu, Kementerian Perhubungan berjanji untuk 5 tahun ke depan salah satu fokusnya adalah menekan biaya logistik secara signifikan.

"Salah satu solusinya adalah mengembangkan multimoda yang efisien dan terintegrasi, penghapusan ego sektoral antarkementerian dan tidak hanya terfokus pada penambahan armada kapal," kata Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan saat membuka pameran Indonesia Transport, Supply Chain and Logistics, and Intralogistics di Jakarta International Expo (29/10/2014).

Tingginya biaya logistik berpengaruh pada harga barang. Semakin tinggi biaya logistik, semakin tinggi pula harga barang tersebut. Dengan demikian akan sulit bagi produk yang kita hasilkan dapat bersaing dengan barang serupa di pasar internasional. "Biaya logistik berbanding terbalik dengan kesejahteraan masyarakat, jika biaya logistik terus tinggi, maka kesejahteraan masyarakat terus turun," tutur Jonan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulistyo mengatakan bahwa saat ini, biaya logistik di Indonesia sekitar 26,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut dikontribusikan dari biaya transportasi sebesar 66,8%, dan biaya administrasi 5,6%.  "Kita sebenarnya sudah ada Cetak Biru Sistem Logistik Nasional. Kami berharap pemerintahan baru ini dapat melaksanakannya."

Indonesia Transport, Supply Chain and Logistics, and Intralogistics diikuti oleh 102 perusahaan dari 16 negara di dunia. Acara tersebut berlangsung tiga hari, 29-31 Oktober 2014 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.

Salah satu peserta adalah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Lembaga pemerintah yang salah satu tugas pokoknya membantu presiden menetapkan kebijakan dalam penanaman modal itu mendirikan stand megah. Untuk membangunnya, BKPM bekerja sama dengan PT Media Artha Pratama (MAP Convex).

 

Naskah dan Foto:

Frans Agung Setiawan


Stand BKPM

 

Berita Terkait

Komentar: