Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara 2014 Dibuka
JAKARTA-MAPNEWS. Dengan ribuan pulau, Indonesia memiliki potensi wisata yang tidak terbatas. Tidak ada satupun negara lain di dunia ini yang bisa menyaingi potensi yang dimiliki Indonesia. Oleh karena itu, tiap pemerintah daerah harus rajin mempromosikan destinasi wisata di daerahnya.
Demikian diungkap Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Prof. Dr.HM. Ahman Sya saat membuka pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara (GWBN 2014) Ke-12 di Jakarta Convention Center (2/5/2014). “Indonesia itu sangat kaya. Kita punya Jumlah pulau: 17.504 pulau, 1.340 suku bangsa dan 546 bahasa.”
Ia berharap, pameran ini akan meningkatkan jumlah wisatawan, baik domestik maupun manca negara. Apalagi sektor industri pariwisata di Indonesia tahun 2014 mencapai 9,39 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Angka itu di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,7 persen. Sektor pariwisata menyumbangkan produk domestik bruto mencapai Rp 347 triliun atau mencapai 23 persen dari total pendapatan negara pada APBN-P 2013, yakni Rp 1.502 triliun. Sektor pariwisata juga menempati urutan keempat sebagai penyumbang devisa negara tahun 2013.
Ini kesempatan yang baik bagi 117 peserta yang hadir dalam pameran ini untuk menggaet wisatawan. Mereka terdiri dari pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota, biro perjalanan, hotel, resort, taman wisata, dan industri penunjang pariwisata. "Sebanyak 30 ribu calon wisatawan dari Jabodetabek diharapkan akan mengunjungi pameran ini," kata Sukur Saka, Direktur PT Wahyu Promocitra, penyelenggara acara.
Pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara mengangkat tema “Jelajahi Nusantara, Kenali Sejarah & Budaya Bangsa serta Bangkitan Rasa Bangga Menjadi Bangsa Indonesia.” Selain pameran ini turut digelar pameran Ina Sport dan Inabicycle yang masuk dalam wisata minat khusus.
Yanti Sukamdari dari Badan Promosi Pariwisata Indonesia mengatakan wisata minat khusus saat ini sedang dikembangkan. "Sport ini melibatkan emosi dan feeling. Setelah menikmati wisata sport, biasanya menikmati kearifan lokal yang ada di wilayah Indonesia."
Naskah dan foto:
Frans Agung Setiawan



Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 