Wamen Pertanian Buka Krida Pertanian Fair 2013 di Malang

MALANG-MAPNEWS. Untuk menjadi negara yang kuat, Indonesia harus memiliki 3 hal fundamental, yakni memiliki kemandirian, memiliki daya saing, dan memiliki karakter bangsa yang kuat. Demikian diungkap Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan saat membuka Krida Pertanian Fair dan Batu Fair 2013 di Batu, Malang (13/6/2013).

Menurut Rusman, sebagai bangsa Indonesia harus berkemandirian termasuk dalam hal pangan. Kota Batu menjadi contoh karena memiliki potensi pertanian yang sangat bagus. Ditopang dengan sumber daya manusia, kekayaan alam yang melimpah, penguasaan teknologi, diyakini Indonesia dalam semakin mandiri di masa datang.

 Kedua, lanjut Rusman, untuk menjadi negara maju kita harus produktif, cerdas dalam mengambil peluangan, inovatif, menguasai ilmu pengatahuan dan teknologi. Dan ketiga, kita harus mampu mempertahankan nilai dan karakter bangsa yang kuat. "Karakter perlu ditingkatkan untuk memupuk derajat kita di mata negara-negara dunia. "Kita patut bersyukur, perekonomian kita diperhitungkan sebagai negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang besar."

Krida Pertanian Fair merupakan bagian dari rangkaian Hari Krida Pertanian (HKP) ke 42 tahun 2013 yang jatuh pada tanggal 21 Juni. Inilah saat untuk bersyukur, berbangga hati, mawas diri, serta memperluas informasi sekaligus sebagai kampanye berbagai prestasi dan program-program dibidang pertanian.

Tanggal 21 Juni dipilih sebagai Hari Krida Pertanian didasarkan atas pertimbangan bahwa pada tanggal tersebut ditinjau dari segi astronomis, matahari yang memberikan tenaga kehidupan bagi tumbuhan, hewan dan manusia, berada pada garis balik utara (23,50 lintang utara) dimana pada saat itu terjadi pergantian iklim yang seirama dengan perubahan-perubahan usaha kegiatan pertanian.

"Kegiatan ini merupakan kolabrasi yang bagus antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka memperkenalkan produk unggulan dan potensi daerah dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan pertanian industrial berbasis lokal. Kota Batu merupakan kota dari sedikit kota yang berciri hortikultura," ujar Rusman.  

Pertanian sendiri merupakan sub sektor yang strategis dan penting dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu, dalam hal ini Kota Batu memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan perekonomian nasional.  "Untuk itu, saya menghimbau petani secara pro aktif menanggapi perubahan iklim dengan sikap adaptis. Misalnya dengan mencari varietas yang tangguh pada perubahan iklim dan juga yang tahan pada penyakit," saran Rusman.

Selain sebagai ajang promosi dan edukasi, Batu Fair juga merupakan sebagai forum untuk saling tukar informasi bagi para petani dalam melakukan kegiatan agribisnis. "Kegiatan ini merupakan aksi yang baik dalam rangka memperkenalkan produk unggulan dan potensi daerah dalam rangka mendukung program-program pemerintah untuk mewujudkan pertanian industrial berbasis sumberdaya lokal," ucap Rusman.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko berharap bahwa dalam kesempatan Krida Pertanian Fair 2013 dan Batu Fair 2013, semakin menegaskan kecintaan kita pada produk pertanian lokal. "Waktunya produk buah nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri."

Ia pun berharap supaya dalam fair yang berlangsung sampai 16 Juni 2013 ini, produk buah nasional tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja, tapi juga untuk diekspor sehingga menghasilkan devisa bagi negara. (ONE)

 

 

 

 

Berita Terkait

Komentar: