Berita Foto: Kunjungan ke B2P2TO-OT Tawangmangu
TAWANGMANGU-MAPNEWS. Para ahli jamu di Indonesia sepakat kalau varietas tanaman obat di Indonesia sangat berlimpah. Bahkan tanaman obat dari luar negeri pun ada yang cocok untuk ditanam di bumi nusantara ini.
Untuk memajukan industri jamu, tidak cukup hanya dengan bermodal sumber daya alam saja. Perlu ditopang dengan riset dan penerapan teknologi yang modern. Menjawab tantangan ini, Kementerian Kesehatan memiliki unit khusus yang meneliti dan mengembangkan tanaman obat dan obat tradisional, yaitu B2P2TO-OT (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional).
Media Artha Pratama (MAP) berkesempatan untuk mengunjungi B2P2TO-OT yang terletak di Tawangmangu Jawa Tengah. Balai yang memiliki lahan seluas 18,5 hektar itu sangat mumpuni untuk pekerjaan riset dan pengembangan karena laboratorium 3 lantai, klinik saintifikasi jamu "Hortus Medicus", perpustakaan dengan 1.238 koleksi pustaka, mess peneliti, ruang pasca panen, rumah kaca, kebun penelitian, etalase tanaman obat dan kebun produksi, museum mini obat tradisional, herbarium kering dan basah.
Berikut adalah jejak kami dalam rekaman kamera yang dibidik oleh Frans Agung Setiawan serta dokumen dari Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan.



Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 