Team

Ada banyak faktor yang menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Salah satu yang kami pandang memiliki peran strategis adalah kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami merekrut pribadi-pribadi yang cerdas secara intelektual, emosi, dan spiritual serta berkompeten di bidangnya masing-masing. Dengan modal tersebut, kami siap memberikan pelayanan yang optimal kepada para klien kami.

Tim inti dalam perusahaan kami, terdiri dari:

Nina Anggraeni

Nasihat yang mengatakan "pengalaman membuahkan prestasi" mewujud nyata dalam diri Nina Anggraeni. PT Media Artha Pratama (MAP) yang ia dirikan dan pimpin, dibangun dari pengalaman kerja yang panjang di bidang kehumasan (public relations), promosi di dalam maupun luar ruangan, penyelenggaraan pameran, sampai bidang media massa.

Kegiatan kehumasan dan promosi dijalani saat menjadi promotion manager  di PT Catur Dwikarsa Indonesia. Bidang kearsipan yang diperlukan sebagai pemimpin didapat saat menjadi sekretaris untuk General Manager PT Aria West International (partner TELKOM Divre III). Pengalaman menyelenggarakan pameran termasuk pembangunan stand direngkuhnya bersama PT Sangnawaluh Citiconvex sebagai general manager. Dan akhirnya keahliannya dalam bidang jurnalistik didapat saat bergabung di Business News sebagai media communication manager, yang tidak jarang ikut turun ke lapangan untuk mewawancara narasumber.

Pengalaman itulah yang hendak ia persembahkan kepada para klien dalam pelayanan bidang  in house magazine, exhibition contractor, creative design, public relations, dan supporting events di bawah bendera PT Media Artha Pratama. Untuk menjalankan berbagai unit usaha bidang komunikasi tersebut, perempuan yang dikenal supel dan penuh hospitality ini merekrut sumber daya manusia yang benar-benar kompeten di bidangnya.

Frans Agung Setiawan

Pria yang disapa Wawan ini telah menjadikan dunia tulis menulis sebagai bagian dari hidupnya. Bakat menulis ditempa selama 10 tahun selama di Seminari Menengah Santo Paulus dan saat bergabung di Kongregasi Imam-imam Hati Kudus Yesus. Karier profesional dimulai di Kompas Cyber Media lalu kemudian menjadi redaktur pelaksana di MAP. Bersama perusahaan komunikasi ini, ia membidani berbagai media internal seperti Investasi (BKPM), Trans Media (Kemenhub), SNI Valuasi (BSN), Interaksi (Promkes Kemenkes), Buletin Bina Marga (Ditjen Bina Marga), dan buku-buku komik.

 

Agnesia Cindy Sulistyani Putri

Walau lahir di Jakarta, namun Cindy begitu ia dipanggil, banyak menghabiskan pendidikan di Yogyakarta. Di kota yang terkenal dengan kreativitasnya, ia mengasah bakat seni dalam bidang design grafis di Modern School of Design Yogyakarta. Sampai saat ini, karyanya telah menyebar dalam berbagai produk yang membuat klien terkesan. Tidak hanya mendesain media internal, tetapi juga mendesain berbagai keperluan pameran, seminar dan workshop.  

Adhan Heriwanto 

Kehadiran Adhan semakin menegaskan genre kreatif yang menjadi salah satu karakter MAP. Design interior menjadi spesialisasi pria yang menyelesaikan pendidikannya di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta ini. Berkat tangan dinginnya dalam mendesain stand pameran, baik untuk klien swasta maupun lembaga pemerintahan, berbagai gelar prestasi didapat. Beberapa kali stand yang dibangun didapuk menjadi yang terbaik.

 

 

Renty Yuniarti 

Renty atau Yuni begitu ia dipanggil merupakan spesialisasi bidang kehumasan, sehingga mendapat tanggung jawab dalam bidang public relations, dan supporting events. Berbagai profesi kehumasan telah ia lakoni, mulai menjadi sales promotion girl, marketing, presenter, account executive, dan sekretaris redaksi. Untuk memperdalam ilmu komunikasinya, saat ini ia tengah menyelesaikan tesis di Lembaga Pendidikan InterStudi dan menjadi dosen paruh waktu di Bina Sarana Informatika, Jakarta. 

 

 Nitya Nirmala 

Walau berlatarbelakang pendidikan science (ilmu fisika), Nitya menjadi aset berharga MAP karena mengusai bidang MICE. Sudah 13 tahun perempuan yang murah senyum ini menggeluti bidang MICE. Beberapa event yang pernah dipegang olehnya, seperti: The 17th Asia Pacific Forex Assembly, Jakarta 1995; Turnamen Golf Eksekutif Puncak, Piala Wakil Presiden RI di Bogor 21 Juli 1996;  International Medical Parliamentarians Organization Meeting, Jakarta 1998; Pameran Tunggal Lukisan-lukisan Karya Bismar Siregar, Surabaya 2002; Diklat Prajabatan Gol I & II Angkatan I Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Jakarta 2008; Fam Trip bagi Biro Perjalanan Wisata Tahun 2010, Kendali 2010; The Third Indonesia-Iran Working Group Meeting on Tourism Banda Aceh 2011; Workshop Pengembangan Usaha Pariwisata di Batam 2012.

Julihot Shery Nurhafni 

Bagian administrasi adalah kepiawaian dari Juli. Oleh karena itu, ia dipercaya mengelola keuangan sekaligus surat-menyurat perusahaan. Setiap kali ada tender ia menjadi orang terdepan yang menyiapkan segala keperluan administasi yang sangat menentukan pada penilaian tahap awal.

 

 

Veronica Rostina 

Salah satu pilar penting dalam perusahaan jasa seperti MAP adalah kecepatan menerjemahkan dan mengejawantahkan keinginan klien. Ibu Ros, demikian ia akrab disapa , sangat apik memainkan perannya di sini. Tidak hanya awak perusahaan yang dibuat terkesan, tetapi dedikasinya pun membuat para klien menaruh hormat kepadanya. 

 

 

Suparmin 

Base camp MAP tidak hanya di Grand Wijaya Center, tetapi juga ada di daerah Joglo, Jakarta Barat. Di sana ada workshop tempat "para ksatria" menjalankan tugasnya membangun stand, membuat front office, pojok informasi di perkantoran, dan banyak pekerjaan lain terkait interior.  Suparmin adalah koordinator dari belasan "para ksatria" yang siap bekerja siang malam demi memenuhi harapan klien. Ia yang terkenal dengan sebutan "Si Black" memberi jaminan bahwa kerja timnya mengutamakan kualitas, kerapihan, kekuatan, dan mewujudnyatakan design yang telah ditetapkan.

 Zainal Abidin  

Mobilitas awak MAP sangat terbantu dengan kehadiran Mang Didin, sapaan akrabnya. Profesi menjadi sopir telah ia lakoni sejak lama. Bahkan pernah membentuk perkumpulan profesi sopir di kawasan perumahan di Cibubur untuk melindung dan menjaga keseimbangan antara hak dak kewajiban para sopir. Tidak hanya menjadi sopir, ia juga tidak segan memberi kontribusi dalam bidang fotografi dan pertukangan. 

Hikmat Imanuel Bone  

Selain Mang Didin, ada Pak Bone yang menjadi sopir di MAP. Kalau penyakit macet sedang kambuh, Pak Bone dengan sigap akan mengendarai sepeda motornya ke mana pun. Bahkan kalau harus ke kawasan Kota untuk blusukan mencari barang-barang keperluan pameran. 

 

Khudori

Mengingat mobilitas kerja yang sangat tinggi, maka operasional kantor dibantu dengan Mas Dori. Dengan logat ngapaknya yang sangat kental, ia selalu mengatakan "Siap" saat ditugaskan pergi ke mana pun. Ia bersama Mang Didin dan Pak Bone menjadi pribadi yang mau belajar, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata baik bagi kru MAP yang lain maupun bagi para klien.