PU Ikuti Pameran AMCDRR di Yogyakarta
YOGYAKARTA-MAPNEWS. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berpartisipasi dalam Konferensi Tingkat Menteri se-Asia untuk Pengurangan Risiko Bencana Ke-5 (5th Asian Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction-AMCDRR), yang dipusatkan di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta dan sebagian di Jogja Expo Center (JEC), 22-25 Oktober 2012.
Dalam acara di Hotel Royal Ambarrukmo yang dibuka oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, PU menampilkan beberapa kebijakan, program, dan bantuan terkait penanggulangan bencana. Beberapa di antaranya: Pembangunan infrastruktur pasca bencana merapi berupa jembatan baru; program cash for work (CFW) untuk korban merapi melalui pola pemberdayaan dan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (REKOMPAK) yang telah merehabilitasi 15.153 rumah korban Merapi.
Selama 4 hari konferensi, hasil utama yang didapat adalah “Deklarasi Yogyakarta untuk Pengurangan Risiko Bencana di Asia Pasifik 2012.” Ada 7 poin penting dalam deklarasi tersebut. Pertama, mengintegrasikan pengurangan risiko bencana (PRB) dan adaptasi perubahan iklim (API) ke dalam perencanaan pembangunan di tingkat lokal.
Kedua, dengan melakukan kajian risiko lokal dan penganggaran. Ketiga memperkuat tata kelola risiko lokal dan kemitraan. Keempat, membangun ketangguhan komunitas lokal. Kelima, bekerja dalam kerangka kerja PRB setelah 2015. Keenam mengurangi faktor-faktor yang menjadi akar risiko bencana. Ketujuh, mengimplementasikan isu lintas sektor dalam Kerangka Aksi Hyogo.
Lebih lanjut, dalam acara tersebut juga dihadiri Perwakilan Khusus dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangasa-Bangsa (PBB) untuk Pengurangan Risiko Bencana sekaligus Kepala Badan PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana, Margareta Wahlstrom. “Konferensi ini merupakan terobosan besar dalam pemastian dalam membangun ketahanan atas bencana dan pengurangan risikonya telah terpatri dalam agenda pembangunan pasca 2015,” katanya.
Menurutnya, masih ada yang harus ditingkatkan dalam konferensi,misalnya belum tersedia data-data rinci untuk memperkuat argumen pemerintah yang mengklaim telah berhasil dalam upaya pengurangan risiko bencana, berapa angka kongkrit jumlah sekolah aman, rincian anggaran yang sudah dikeluarkan, berapa anak yang sudah terselamatkan, berapa banyak kaum perempuan yang terselamatkan serta berapa banyak tingkat penurunan korban bencana alam.
Hasil-hasil dari AMCDRR Ke-5 ini akan dibahas dan dievaluasi pada pertemuan tingkat menteri selanjutnya yang akan berlangsung di Thailand pada tahun 2014. Selain itu, Deklarasi Yogyakarta ini juga akan dibawa dalam Global Platform for Disaster Risk Reduction di Jenewa, Swiss pada bulan Mei 2013.
PT Media Artha Pratama (MAP) cukup bangga karena terlibat dalam gelaran internasional yang dihadiri oleh 2600 peserta dari 72 negara, yang termasuk di dalamnya dua kepala negara dan 25 menteri. MAP dipercaya membuat stan Kementerian Pekerjaan Umum seperti terlihat dalam gambar. (ONE)



Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 