Berikut Praktik Gaya Hidup Sehat selama Ramadhan

Gaya hidup sehat adalah dampaan setiap orang. Makan yang teratur dengan asupan gizi yang mencukupi, serta olah raga yang rutin. Tapi apakah aktivitas seperti ini akan berantakan dengan masuknya bulan Ramadhan?

Tidak! Selama bulan Ramadhan, kita tetap bisa mempraktikkan gaya hidup sehat. Media Artha Pratama (MAP), melakukan bincang-bincang dengan Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan. Ahli gizi dari Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor ini secara gamblang menyabarkan bagaimana mempraktikkan gaya hidup sehat selama berpuasa di bulan Ramadhan.

Pertama, yang perlu dimengerti bahwa sahur adalah pangganti sarapan. Karena setelah sahur kita akan mengalami perut kosong selama 14 jam, maka saat sahur makan kita harus lebih banyak dan lengkap daripada saat kita sarapan. Keberagaman dan efek kecukupan harus diperhatikan. Kelengkapan itu meliputi nasi, lauk, sayur, buah dan susu bagi yang mampu. Yang juga perlu diperhatikan adalah asupan air. Prinsip sehari minum air putih 8 gelas tetap berlaku, supaya tidak mengalami dehidrasi.

Kedua pada saat berbuka, jangan menunda makan buka saat setelah Tarawih. Makanan lengkap itu dilakukan setelah Sholat Maghrib, setelah sebelumnya kita makan yang manis seperti kolak, sirup, martabak.

Ketiga terkait dengan kebiasaan olah raga. Kita harus mempertahankan olah raga di bulan puasa. Dianjurkan dilakukan setelah maghrib tapi intensitasnya dikurangi, kalau hari biasa 1,5 jam, sekarang cukup 30-40 menit. Misalnya jalan kaki cepat, kecepatannya 5 km/ jam,  5 kali seminggu, selama 30 menit. (ONE)

Berita Terkait

Komentar: